Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk hak asasi manusia di wilayah Palestina, merilis daftar perusahaan yang terlibat dalam mendukung pendudukan Israel di wilayah tersebut. Dalam laporannya, ia secara tegas menyebut perusahaan-perusahaan itu telah memberikan dukungan logistik, teknologi, dan infrastruktur yang memperkuat kehadiran Israel di Tepi Barat.
Pelapor tersebut menyebut secara langsung nama-nama perusahaan yang membangun jalan khusus permukiman, memasok peralatan konstruksi, atau link medusa88 menyediakan layanan keamanan di wilayah pendudukan. Ia menilai bahwa keterlibatan bisnis ini tidak hanya membantu Israel melanjutkan pendudukan, tetapi juga melanggar hukum internasional dan merugikan hak dasar warga Palestina.
Dalam pernyataannya, Pelapor Khusus mendesak perusahaan-perusahaan tersebut menghentikan semua kegiatan komersial yang memperkuat struktur permukiman ilegal. Ia juga mendorong negara-negara anggota PBB mengambil tindakan hukum dan diplomatik terhadap entitas bisnis yang terbukti melanggar norma internasional.
Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Jerman, mengkritik laporan ini. Mereka menilai laporan tersebut bias dan tidak memperhitungkan kompleksitas konflik. Namun, organisasi-organisasi HAM justru memuji langkah pelapor PBB karena mengangkat isu yang selama ini diabaikan oleh banyak pihak.
Dengan laporan ini, PBB mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam rantai bisnis global. Pelapor berharap publik dan pemerintah di seluruh dunia menekan perusahaan-perusahaan tersebut agar tidak mengambil keuntungan dari pelanggaran HAM yang terjadi di wilayah pendudukan Palestina.
